PJejak Pangkajene
Kuliner Khas Pangkep: Barongko, Jepa, & Ikan Bolu

Barongko, Jepa, dan Ikan Bolu: Tiga Rasa Khas yang Melekat pada Warga Pangkajene

Barongko, jepa, dan ikan bolu jadi tiga rasa khas yang melekat pada warga Pangkajene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan.

Barongko, Jepa, dan Ikan Bolu: Tiga Rasa Khas yang Melekat pada Warga Pangkajene

Sorotan Utama

  • Pangkajene adalah kecamatan sekaligus ibu kota Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan.
  • Barongko adalah kue tradisional berbahan dasar pisang yang dikukus dalam balutan daun pisang.
  • Jepa adalah makanan berbahan dasar jagung atau ubi yang dibakar atau dipanggang, biasa disantap sebagai camilan.
  • Ikan bolu adalah olahan ikan khas yang biasa dihidangkan warga pesisir Pangkajene.
  • Ketiga makanan ini biasa hadir di meja warga Pangkajene pada acara keluarga maupun hari biasa.

Barongko, Manisnya Pisang dalam Balutan Daun

Pagi di pasar dekat kawasan Pangkajene, aroma daun pisang yang dibakar bercampur manis pisang matang menyambut siapa saja yang melintas. Di antara tumpukan kue basah, barongko kerap jadi buruan pertama. Kue ini dibuat dari pisang yang dihaluskan, dicampur santan dan gula, lalu dikukus atau dipanggang dalam balutan daun pisang. Hasilnya lembut, legit, dengan wangi daun yang menyerap ke dalam adonan.

Bagi warga Pangkajene, barongko bukan sekadar camilan. Ia hadir di meja saat acara keluarga, syukuran, sampai arisan kampung. Resepnya diwariskan turun-temurun, meski tiap dapur punya takaran sendiri. Ada yang menambahkan telur agar lebih padat, ada pula yang memilih pisang kepok supaya rasa manisnya tidak terlalu tajam. Perbedaan kecil itu justru membuat barongko terasa akrab, seperti masakan rumah yang tidak pernah benar-benar sama di dua tempat.

Yang membuat barongko bertahan adalah kesederhanaannya. Bahan-bahannya mudah ditemukan di pasar lokal, dan cara membuatnya tidak menuntut peralatan rumit. Di tengah masuknya kue-kue modern, barongko tetap punya tempat karena rasanya yang lembut dan harganya yang relatif terjangkau.

Jepa, Camilan Jagung dari Dapur Warga

Jika barongko manis dan lembut, jepa tampil dengan karakter berbeda. Makanan ini berbahan dasar jagung atau ubi yang diolah, dibentuk, lalu dibakar atau dipanggang. Teksturnya lebih padat, dengan aroma smoky dari proses pembakaran. Di beberapa rumah, jepa disantap hangat-hangat bersama kopi atau teh, terutama saat sore hari.

Jepa lekat dengan kehidupan warga Pangkajene yang akrab dengan hasil bumi. Jagung dan ubi bukan bahan asing di dapur maupun kebun sekitar. Karena itu, jepa sering muncul sebagai camilan rumahan yang murah dan mengenyangkan. Ia tidak dijual mewah di restoran, tetapi hadir di warung kecil, pasar, dan meja makan keluarga.

Bagi generasi muda, jepa bisa jadi pengingat masa kecil. Dulu, nenek atau ibu membuat jepa saat panen atau saat ada waktu luang. Kini, meski tidak setiap hari dibuat, jepa masih bertahan sebagai bagian dari identitas rasa warga Pangkajene. Ia sederhana, tetapi punya cerita.

Ikan Bolu, Olahan Laut yang Mengakar

Pangkajene dan Kepulauan dikenal sebagai daerah pesisir. Laut bukan hanya pemandangan, tetapi sumber kehidupan. Dari sinilah ikan bolu hadir sebagai salah satu olahan yang mengakar di dapur warga. Ikan bolu diolah dengan bumbu lokal, lalu dimasak atau diasap sesuai kebiasaan keluarga. Rasanya gurih, dengan aroma khas ikan segar yang baru ditangkap.

Ikan bolu biasanya disantap bersama nasi hangat dan sambal. Bagi warga pesisir, hidangan ini bukan makanan istimewa yang jarang muncul, melainkan lauk sehari-hari yang mengikat mereka pada laut. Cara mengolahnya pun diwariskan, dari memilih ikan sampai menentukan bumbu. Tidak ada resep tertulis, hanya ingatan dan kebiasaan yang terus dijaga.

Ketiga rasa ini, barongko, jepa, dan ikan bolu, menunjukkan bahwa kuliner Pangkajene tumbuh dari bahan yang ada di sekitarnya. Ada pisang, jagung, ubi, dan ikan. Tidak ada yang dipaksakan. Semuanya lahir dari kebutuhan dan kebiasaan, lalu menjadi penanda siapa warga Pangkajene.

Cuplikan Video

Pertanyaan Umum

Apa itu barongko?

Barongko adalah kue tradisional berbahan dasar pisang yang dihaluskan, dicampur santan dan gula, lalu dikukus atau dipanggang dalam balutan daun pisang.

Apa bahan utama jepa?

Jepa berbahan dasar jagung atau ubi yang diolah, dibentuk, lalu dibakar atau dipanggang.

Di mana bisa menemukan ikan bolu?

Ikan bolu biasa dihidangkan di rumah warga pesisir Pangkajene dan dijual di warung atau pasar lokal.

Mengapa ketiga makanan ini penting bagi warga Pangkajene?

Ketiganya lahir dari bahan lokal seperti pisang, jagung, ubi, dan ikan, serta menjadi bagian dari kebiasaan dan identitas rasa warga Pangkajene.